Senin, 08 Maret 2004

.:. Puisi AFI .:.


Berkarya bukan untuk saat ini
Tapi untuk hari depan dan masa depan
Jelang mimpi dan angan
Tuk jadi lebih pasti dari kemarin

Tak apa bila salah dalam nada
Bukan soal bila fals dan sumbang
Untuk menjadi seorang bintang
Memang butuh belajar dan do'a

Kepakan sayap menuju pasti
Lepas bimbang jangan berhenti
Kritik bukanlah halangan berarti
Itu adalah cambuk untuk prestasi

Bila diri tlah meraih mimpi dan angan
Jangan lupa akan asal dan muasal
Karena pohon tinggi pun akan tumbang
Bila tak ada yang suka 'tuk sirami

Hari lalu bertemu penuh sukacita
Hari berikut belajar penuh semangat
Hari konser, berjuang agar menang
Hari ini berpisahlah tanpa tangis

Karena,
Kekurangan adalah pelajaran
Perbaikan adalah kemenangan
Pertemuan adalah kesempatan
Perpisahan adalah kenangan

Selasa, 02 Maret 2004

.:. SEJUJURNYA .:.


Sejujurnya kuakui, aku suka padamu
Tak seperti penolakanku selama ini
Seperti sebagian hati yang tersembunyi
Sejujurnya, hati ini cinta padamu

Sejujurnya, penolakan itu seperti perlindungan
Aku takut disakiti, lagi dan lagi
Seperti kejujuran cinta yang lain
Yang pernah terlewati dalam ruang waktu ku

Sejujurnya, hati ini mencintaimu
Amat sangat ...
Penolakanku selama ini hanya tameng
Agar hatiku yang pernah luka, tak terlukai lagi

Sejujurnya, aku ingin bilang cinta padamu
Namun keberanian itu seakan musnah
Seiring terlintas memori pahit dalam hidupku
Meskipun cintaku telah pulih dari luka sakit itu

Sejujurnya, ah, andai aku bisa berkata jujur
Pada binar tuntut mata mu setiap saat
Pada keceriaan dan cinta yang kau tawarkan
Sejujurnya, aku pun mencintaimu ...
.:. INGIN KUMILIKI .:.


Ini lah persaanku yang sesungguhnya
Terlahir dari lubuk jiwa yang paling dalam
Aku ingin memiliki dirimu seutuhnya
Tanpa syarat, tanpat beban, tanpa tanya

Bukan seperti pungguk yang senantiasa merindukan bulan
Lebih seperti onta yang dahaga ditengah padang pasir
Dirimu, seperti barang haram yang membuatku selalu ingin
Lebih dan lebih meraih dan menggapai

Ingin kumiliki pesonamu yang memikat
Senyum dan tawamu yang mempesona
Kharismamu yang memberi warna pada dunia
Sungguh ku akui, aku telah terpikat

Kumohon pada waktu, beri aku kesempatan
Untuk memiliki dirimu, seutuhnya
Aku kan berikan sebanyak cinta yang kupunya
Sampai hatimu tak punya cukup ruang lagi untuknya

Ingin kumiliki ...
Kumohon pada takdir, untuk kita bersatu
Ingin kumiliki ... Dirimu, cintamu ..
Ingin kumiliki ... Semoga ...

Jumat, 27 Februari 2004

.:. IF YOU LEAVE ME NOW .:.


If you leave me now
It's the end beat of my heart
My world is dark like the wild jungle
I am alone, flying naked ...

If you leave me now
You take away all my soul
You kill me so soft, soft ..
And I will die .. I'll leave my world too

Don't leave me please
Don't leave me ...
I love you ^^

Rabu, 25 Februari 2004

.:. JANGAN .:.


Ugh ugh, sorak sorai hatiku
Sayang, jangan pernah tinggalkan aku
Aku bahagia bersama mu disini
Dalam kesederhanaan dan apa adanya

Ugh ugh, tari tarian jiwaku
Sayang, jangan pernah patahkan cintaku
Aku menikmatinya denganmu disini
Dalam kesempurnaan rasa dan asa

Ugh ugh, nyanyian rasaku
Sayang, jangan pernah dua-kan aku
Aku akan selalu setia untukmu
Dalam kepercayaan untuk saling memberi

Ugh ugh, yel yel ragaku
Sayang, jangan pernah musnahkan cinta kita
Aku dan kamu merajut bersama cinta ini
Dalam kemeriahan pesta kembang api ...
.:. BUKAN PUJANGGA .:.


Aku memang bukan pujangga
Tak pandai merayu, tak pandai berpuisi
Aku hanya orang biasa, tak punya apa-apa
Tapi aku suka kamu

Aku sungguh tak suka kata puitis
Entah karena aku memang bukan seorang pujangga
Atau karena bagiku, dengan diam, aku sudah bahagia
Tapi aku suka kamu, sadarilah

Relung-relung hatiku menggemakan namamu
Seluruh otot dan syarafku mengeras bila melihatmu
Tanda-tanda orang kasmaran kah?
Ah, aku suka kamu!! Tau ga sih??

Itulah, aku bukan pujangga
Aku hanya bisa berkata-kata
Orang biasa yang cenderung tak pandai
Tapi aku suka kamu ... apa adanya

Aku memang bukan seorang pujangga
Aku hanya punya cinta, dari hati
Ini cinta, kuberikan padamu, tanpa syarat
Sampai dirimu sadar, aku suka kamu

Selasa, 24 Februari 2004

.:. SAMPAI NANTI .:.


Mentari pagi datang, mengganti malam
Menyingkirkan bulan dan bintang
Menghangati hati yang sedang lara
Membuat saya sadar, dirimu telah pergi

Tersentak dalam ketidak berdayaan
Sampai nanti kah? Nanti itu kah kita bertemu?
Tapi kapan? Aku merindukanmu
Dirimu meninggalkanku disini, bersama kenangan

Bila aku tak diijinkan melihatmu lagi
Aku hanya bisa berdo'a dan berdo'a
Agar suatu hari nanti, kita bisa bertemu
Pasti, bukan di dunia kita yang telah tua ini

Cinta dan hasratmu, merubah hidup saya seutuhnya
Tak ada yang tersisa dari diri saya yang dulu
Ah, bila saya tak diijinkan melihatmu lagi!!
Bagaimana bisa saya hidup? Rapuh ...

Tolong beri saya kekuatan
Agar saya lebih kuat menghadapi semua ini
Kepergianmu dan kenangan ini bersama saya
Sampai nanti .. sampai nanti ...

Cinta Bukan Untuk Main-Main

Kemarin ja'o baca de pung status WA "Tidak Pernah Dihargai" Ja'o langsung tertawa Karena, kapan de pernah mengh...