|

Setiap Kali ...

Setiap kali kita bersama,
Saya senang.

Saya ingin menatap ke dalam matamu,
Mencoba memahami ... apakah ...
Kamu juga merasakannya?
Atau hanyakah jiwa saya yang meliar?

Bertanya. Saya. Sendiri.
Seharusnya ini tidak terjadi.
Seharusnya ...
Tapi kamu, yang tidak memesona itu,
Telah membuat saya terpesona.

Dudududuw,
Ini salah.
Tapi menyenangkan.

Ini SALAAAAAAAHHHHH!!!!!
|

Selamat Lahir Kembali

Anak yang pernah kuasuh ini,
Pernah hilang ...
Lama ...
Aku merindu. Lantas.

Enam tahun dia kembali,
Lahir kembali.
Kupeluk ia erat,
Tak boleh lepas.

Selamat lahir kembali
Gomezone FM.
|

Nikah, Yuk?

Kemarin kamu datang,
Setelah empat tahun,
Setelah kuputuskan semua tentangmu,
Karena permainanmu itu ...
Ibarat layangan yang ditarik ulur ...

Ah,
Kupingku memanas saat kau berkata,
"Dek, kita nikah yuk? Adek mau kan nikah sama Abang?"

Jika empat tahun lalu kupingku mendengarnya,
Kamu tahu jawabanku kan, Bang?

It's too long.

Seseorang sudah mengisi hatiku ...

Maaf.
|

Bagaimana Caranya Saya Untuk ...

Untuk bilang,
Bahwa saya suka kalau kamu ada di sini,
Temani saya meskipun kita ... tidak bicara ...
Bahwa hanya mendengar suaramu bercerita,
Telah memuaskan sesuatu yang saya sebut dahaga.

Setiap hari saya sakaw ...


Saya pikir ...
Mungkinkah kamu juga menginginkannya?
Kamu pintar ... entah ... menurutku ... menyembunyikannya.
Oh
Sya
La
La

It's a mistake.
But, it's a beautiful mistake :)
|

Main Hati

Aku takut pada kalimat ini ...

MAIN HATI

Semoga tidak,
Jangan,
Aku takut.

Jangan.
Main.
Hati.
 
Jump To Top